DENPASAR, - Tidak gampang menyajikan makanan bagi tamu kenegaraan. Banyak hal yg harus disiapkan akan pemilihan bahan-bahan makanan berkualitas hingga makanan yg disajikan harus lolos test food.
Bahkan, sampel makanan yg disajikan kepada tamu kenegaraan harus disimpan di lemari pendingin hingga tiga bulan.
Komang Adi Arsana, ketua Indonesia Chef Association Bali ketika di temui Kompas.com, Rabu (1/3/2017), menjelaskan, ada standar khusus yg harus diterapkan ketika memasak menu buat tamu kenegaraan, akan dari keamanan bahan makanan penting hingga alat-alat yg digunakan harus steril.
"Contohnya adalah bahan penting makanan harus jelas order dari mana, bagaimana menyimpannya benar atau tidak. Supliernya juga harus jelas. Tidak gampang memuaskan rasa lapar para tamu negara," jelas executive chef Sanur Paradise Plaza Hotel tersebut.
Baca juga: Ini Tempat Wisata di Bali yg Bakal Dikunjungi Raja Salman
Yang pertama kali dikerjakan adalah menyusun menu spesial yg disajikan ketika sarapan, makan siang, makan malam dan coffee break. Lalu menu permintaan tamu yg mulai datang.
Menurut lelaki kelahiran 1970 tersebut, biasanya menu permintaan (request) adalah makanan khas Indonesia, khas Bali atau khas Sumatera.
"Yang perlu diperhatikan juga adalah apakah tamu tersebut alergi makanan tertentu atau tidak. Serta apa makanan boleh dan yg tak boleh dimakan. Jika yg tiba rombongan Raja Salman, yg pasti makanannya harus halal. Itu tak boleh ditawar-tawar lagi," jelas chef yg memiliki pengalaman 27 tahun di dunia kuliner.
Selain itu, chef yg memasak menu buat tamu kenegaraan tak boleh berbicara tentang menu favorit dari presiden ataupun tamu kenegaraan yg disajikan, apakah senang pedas, asin atau manis, termasuk tak boleh menyebutkan bahan yg digunakan ketika memasak.
"Contoh menyebutkan kecap ini atau saos ini. Dilarang keras," ujar chef yg pernah memasak buat mantan Presiden Soeharto dan Susilo Bambang Yudhoyono serta Presiden Joko Widodo tersebut.
Sebelum tersaji, pihak keamanan mulai memeriksa bahan makanan, proses ketika memasak serta setelah makanan telah matang. Saat memasak, seluruh yg terlibat di dapur harus memakai masker dan tutup kepala serta harus dalam kondisi sehat. Jika ada sakit seperti batuk maka personel mulai langsung diganti.
Jika tamu kenegaraan membawa juru masak pribadi, maka mulai ada meeting antara juru masak tersebut dengan chef bagi membicarakan menu makanan yg mulai disajikan.
"Setelah makanan telah lolos test food baru disajikan di meja. Tapi harus diambil sampelnya. Untuk jaga-jaga seandainya dibutuhkan test lab," jelasnya.
Mereka yg menyajikan makanan dari dapur ke meja saji pun harus dalam kondisi sehat. Mereka dilarang memakai jam tangan, cincin dan juga pewarna kuku.
"Harus benar-benar clear. Di bagian tangan tak boleh ada asesoris," tambahnya.
Chef Adi juga berharap tak ada persoalan yg berarti dengan makanan yg disajikan kepada Raja Salman dan rombongan yg tiba berlibur ke Bali. Karena, menurutnya, tempat yg dipilih Raja Salman bagi berlibur adalah sebuah representasi dari negara.
"Harapannya ya segala berjalan dengan lancar. Chef yg bertugas juga memamerkan kompetensinya karena ini bukan lagi bicara tentang hotel yg bersangkutan tetapi bicara tentang negara. Saya pernah tiga hari tak tidur ketika menyiapkan kedatangan salah sesuatu presiden dari luar negeri di Bali dua waktu yg lalu," pungkas Chef Adi sambil tersenyum.
Kompas TV 380 mobil mewah berbagai macam mulai digunakan bagi rombongan Raja Salman.Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar