BEIJING, Sebuah minibus menyeruduk salah sesuatu pasar di bagian utara Beijing, China, Rabu (21/12/2016) sehingga empat orang tewas dan sejumlah orang terluka.
Meski insiden itu mirip dengan serangan teror truk di Nice, Perancis, pada Juli 2016 dan di Berlin, Jerman pada Senin (19/12/2016), polisi China belum melihat kemungkinan itu sebagai akibat serangan militan.
Reuters melaporkan, insiden tersebut terjadi pada pukul 15.00 waktu setempat di sebuah distrik Changping, di pinggiran utara Beijing.
Sebuah minibus meluncur ke pasar pertanian dan melindas orang-orang di sana. Laporan itu disampaikan aparat kepolisian Beijing dalam mikroblog mereka pada Rabu sore.
Sejumlah korban luka ketika ini sedang dirawat intensif di sebuah rumah sakit, namun polisi tak merinci berapa jumlah pastinya.
Polisi sudah menyita dan mengamankan asuh kendaraan dan terduga pelaku yg mengemudi minibus tersebut.
Dalam mikroblognya, polisi Beinjing menyebutkan, penyelidikan sedang berlangsung.
China memiliki catatan keamanan yg buruk dalam sektor dulu lintas sehingga kecelakaan seperti itu yaitu kejadian yg sangat lazim.
Polisi dalam pernyataannya tak menyebutkan kalau insiden tersebut disengaja. Publik pun berspekulasi tentang apa yg terjadi.
Chian sendiri sudah berulangkali menyampaikan bahwa negara itu menghadapi ancaman potensial dari militan garis keras yg beroperasi di Xinjiang, China barat daya.
Militan Xinjiang sudah berulangkali dituding sebagai otak dalam serangkaian serangan dalam dua tahun terakhir. Selain di Xinjiang, serangan juga terjadi di bagian yang lain China.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar