Jokowi: Banyak yang Tidak Senang Bensin di Papua Murah

Posted by rarirureo on 12/21/2016

Jokowi: Banyak yg Tidak Senang Bensin di Papua Murah

JAKARTA, - Presiden Joko Widodo mengakui bahwa tak gampang bagi mengubah harga bahan bakar minyak di Papua buat setara dengan daerah lainnya di Indonesia.

Pemerintah telah akan berupaya bagi menurunkan harga BBM di Papua sejak awal pemerintahan atau sesuatu setengah tahun yg lalu. Namun, upaya pemerintah baru terwujud pada Oktober 2016 lalu.

Harga BBM di sejumlah kabupaten terpencil di Papua yg semula mencapai Rp 60.000-Rp 100.000, kini dapat sama dengan Pulau Jawa, yakni Rp 6.450.

"Karena banyak yg enggak senang juga harga bensin ini murah. Karena telah banyak yg menikmati enaknya hidup bertahun-tahun. Tidak mudah," kata Jokowi ketika membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Hanura di Kantor DPP Hanura, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Salah sesuatu cara pemerintah menurunkan harga BBM di Papua adalah dengan membeli sejumlah pesawat angkut BBM. Dengan begitu, BBM yg selama ini sulit disalurkan lewat jalur darat dan laut mampu disalurkan melalui udara.

Pertamina menghabiskan dana Rp 800 miliar buat membeli pesawat angkut BBM itu. Namun, Jokowi memastikan Pertamina tak mulai merugi.

"Tahun ini justru aku perkiraan untungnya berlipat, lebih dari Rp 40 triliun," ucap Jokowi.

Setelah BBM, lanjut Jokowi, pemerintah juga mulai berupaya menurunkan harga semen. Satu sak semen di Pulau Jawa ketika ini cuma Rp 70.000 per sak. Namun, di daerah terpencil di Papua mampu mencapai Rp 700.000 hingga Rp 2,5 juta.

"Nanti kami selesaikan urusan semen," ucap Jokowi. (Baca: Harga Semen Capai Rp 2 Juta per Kantong di Puncak Papua, Bagaimana Mengatasinya?)

Kompas TV Jokowi Targetkan 2019 Papua Bisa Nikmati Listrik




Source : nasional.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 23.30

0 komentar:

Posting Komentar