WASHINGTON DC, - Kellyanne Conway, penasihat senior Presiden Donald Trump, dituding tidak milik tata krama ketika tertangkap kamera sedang "nangkring" di atas sofa di dalam ruang Oval.
Ruang Oval adalah tempat segala presiden AS bekerja di Gedung Putih. Di tempat itulah Kellyanne "nangkring" di atas sofa pada Senin lalu.
Sejumlah foto menunjukkan Kellyane tengah mengambil foto Trump bersama para pemimpin universitas dan akademi berkulit hitam.
Dalam foto lainnya, masih dalam posisi "nangkring" di sofa, kelihatan Kellyane sibuk memeriksa telepon genggamnya.
Foto-foto itu, yg kemudian tersebar di dunia maya, tidak pelak mendapat sambutan para netizen yg sebagian besar mempertanyakan aksi "nyeleneh" Kellyanne.
"Apa yg kamu lakukan di sofa itu Kellyane Conway? Tak kelihatan terhormat di Ruang Oval," ujar seorang netizen.
"Sejujurnya, kami tidak mampu berharap banyak dari seseorang yg lahir di gudang bagi mengetahui banyak hal," ujar netizen lainnya.
Sejumlah netizen bergurau dengan menyebut Kellyanne sibuk membocorkan isi meeting tersebut lewat telepon genggamnya.
Bukan kali ini saja Kellyane Conway dikritik akibat perilakunya sebagai seorang penasihat presiden.
Pekan lalu, sebanyak 15 orang profesor bidang etika hukum mengajukan keluhan terkait perilaku Kellyanne.
Para profesor yg berasal dari sejumlah fakultas hukum ternama termasuk dar Universitas Yale dan Duke, mengklaim Kellyane, seorang pengacara berkualifikasi, sudah melanggar kode etik.
Kode etik yg dilanggar adalah pernyataan Kellyanne terkait pembantaian Bowling Green buat membenarkan kebijakan Trump melarang masuk warga dari tujuh negara berpenduduk Muslim.
Insiden ini, pembantaian Bowling Green, sebenarnya tidak pernah ada dalam sejarah AS.
Belakangan Kellyanne mengatakan, dia bermaksud menyebutkan penangkapan beberapa pengungsi Irak di kota Bowling Green, Kentucky pada 2011.
Kedua pengungsi itu kemudian dijerat sejumlah dakwaan termasuk menyediakan bantuan materi buat Al Qaeda di Irak.
Kellyanne juga pernah dikeluhkan karena memakai posisinya ketika ini buat mempromosikan produk-produk Ivanka Trump dalam sebuah wawancara televisi di Gedung Putih.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar