JAKARTA, Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menggelar pertemyan dengan 12 investor aktif di pasar modal, di Jakarta, Selasa (14/3/2017) pagi. Menurut Sandiaga, meeting itu digelar atas permintaan para investor.
Para investor, kata Sandiaga, bertanya soal dampak investasi bila terjadi pergantian kepemimpinan di Jakarta.
"Mereka akan dihinggapi kekhawatiran, aku mencoba jelaskan bahwa kalau gubernurnya bergantu mestinya aman-aman saja," kata Sandiaga, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa.
(baca: Sandiaga: Program DP Nol Rupiah Di-"bully" Orang yg Punya Lima Rumah)
Sandiaga menuturkan, kekhawatiran investor muncul lantaran tidak memprediksi terjadinya pergantian kepemimpinan di Jakarta. Oleh karena itu, mereka pun meminta rapat dengan Sandiaga dan memastikan soal kepastian hukum serta iklim investasi bila Anies-Sandiaga memimpin Jakarta.
"Mereka sekarang telah mendapat brief bahwa kemungkinan besar ada pergantian karena secara angka-angka survei mereka juga terima begitu," ucap Sandiaga.
Dalam rapat itu, Sandiaga mendorong agar investor tidak menunda investasi.
"Saya bilang telat kalu investasi setelah 19 April (hari pemungutan suara). Saya mulai buka karpet merah selebar-lebarnya bagi mereka karena kalian butuh investasi mereka, kalian butuh bagi membuka lapangan kerja," ujar Sandiaga.
Source : megapolitan.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar