PEMATANGSIANTAR, - Buku Undang-Undang Dasar 1945 dan Perubahannya terbitan Visi Media, Jakarta, dicurigai mengandung muatan yg tak sesuai dengan ideologi Indonesia.
Dalam buku setebal 93 halaman terbitan 2016 tersebut, terdapat paragraf yg menyebutkan bahwa sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa dan dilambangkan dengan sebuah bintang emas berkepala lima.
"Sila ini menggambarkan agama-agama besar di Indonesia, merupakan Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan Ideologi Sekuler Sosialisme," bunyi kalimat dalam halaman 5 buku tersebut.
Pejabat Wali Kota Pematangsiantar Anthony Siahaan mengatakan, penjelasan sila pertama itu tak sesuai dengan ideologi Indonesia.
Pemerintah Indonesia mengakui enam agama resmi diakui, bukan empat seperti tertulis di buku itu.
"Jika kami membaca penjelasan sila pertama tersebut, telah jelas isinya menyesatkan karena ideologi negara kalian tak ada sekuler sosialisme," kata Anthony, Rabu (1/2/2017) sore.
Ia mengimbau kepada sekolah maupun para orangtua murid bagi berpartisipasi menyeleksi dan meneliti buku-buku pelajaran maupun buku-buku suplemen seperti UUD tersebut.
Ia juga menghimbau agar segala toko buku di Pematangsiantar menarik buku itu dari peredaran serta menyerahkannya kepada pihak berwajib.
"Pemilik toko buku juga kami minta bagi selektif menjual buku-buku yg berkaitan dengan ideologi negara. Bila menemukan buku yg kurang pas, segeralah berkoordinasi dengan pihak berwajib, sehingga buku tersebut tak sampai beredar ke tengah masyarakat," kata dia.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar