MEDAN, - Serda Wanson Pangaribuan (49) warga Pasar 5, Desa Kuala Mencirim, Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tewas setelah menyelamatkan seekor anjing punya mertuanya.
Ayah tiga anak ini jatuh dari tebing pinggir sungai sedalam 30 meter, kepalanya membentur bebatuan di dasar tebing. Meski warga dan polisi sempat membawanya ke Puskesmas Namoukur Selatan, namun nyawanya tidak tertolong lagi.
"Korban meninggal di tempat, pelipis kanannya luka robek, juga luka di pipi dan rusuknya. Petugas Babinsa dan Babinkamtibmas bersama warga mengevakuasi korban dari pinggir sungai memakai ban bagi memudahkan evakuasi," kata Kabaghumas Polres Binjai AKP L Tarigan yg dikonfirmasi wartawan, Jumat (27/1/2017).
Setelah menjalani visum luar, jenazah korban segera dibawa ke rumah duka karena keluarganya menolak bagi dikerjakan otopsi.
Tarigan menceritakan, awalnya korban dihubungi mertuanya yg tinggal di Namoukur Pekan, Kelurahan Namoukur Selatan, Sei Bingei, bagi tiba ke rumahnya.
Tiba di rumah mertuanya, prajurit TNI AD yg bertugas di Koramil Salapian, Kabupaten Langkat ini, disuruh mengambilkan anjing yg terjatuh dan terjepit di tengah tebing sungai Bingai.
Menggunakan tali karet yg kadang dipakai buat menimba air, korban menuruni tebing dan berhasil menyelamatkan anjing tersebut.
Namun ketika itu pula, tali karet yg diikatkan ke pohon putus. Korban jatuh hingga kepalanya menghantam batu cadas di dasar tebing.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar