MOSKWA, - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump dijadwalkan melakukan pembicaraan telepon pada Sabtu (28/1/2017).
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov cuma mengiyakan ketika menjawab pertanyaan kantor berita RIA Novosti terkait rencana pembicaraan kedua pemimpin itu.
Jika pembicaraan telepon itu terlaksana, maka itulah kali pertama Trump berkomunikasi segera dengan Putin sejak pelantikan pada 20 Januari lalu.
Keduanya pernah berbicara memakai telepon pada November dahulu setelah kemenangan Trump dalam pemilihan presiden.
Saat itu keduanya sepakat buat melakukan normalisasi hubungan kedua negara yg memburuk terutama akibat krisis di Ukraina.
Padahal, sepanjang masa kampanye, Putin menyebut pesaingnya Hillary Clinton sebagai boneka Putin.
Kurang dari sebulan sebelum meninggalkan Gedung Putih, Presiden Barack Obama menuduh Rusia melakukan intervensi dalam pemilihan presiden AS.
Langkah keras dikerjakan Obama terkait tuduhan ini termasuk mengusir 35 orang agen intelijen dan menjatuhkan sanksi ekonomi kepada badan-badan intelijen Rusia.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar