UNGARAN, - Angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (22/1/2017) pukul 15.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, tapi belasan rumah warga dan puskesmas rusak akibat angin tersebut.
Waat itu juga, warga bekerja bakti memindahkan sejumlah pohon yg tumbang karena menutup akses jalan.
Sebagian pohon yg menimpa rumah warga belum mampu dibersihkan, kecuali memakai alat pemotong yg memadai.
"Untuk Desa Jembrak kerusakan bangunan masih tergolong ringan akibat tertimpa pohon peneduh jalan. Sudah diatasi secara gotong royong. Sedangkan di Dusun Ngesrep, Desa Bendungan belum mampu info pasti," kata Camat Pabelan Rofiudin, Minggu (22/1/2017) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Semarang Heru Subroto, Senin (23/1/2017) pagi menyampaikan sudah menerjunkan tim buat mengangkut pohon tumbang yg belum mampu dibersihkan.
"Tadi malam Pak Camat Pabelan Rofiudin (kirim) SMS butuh senso (gergaji mesin). Pagi ini kami kirim tim ke sana," kata Heru.
BPBD Kabupaten Semarang mencatat bahwa lokasi bencana ada di beberapa desa di Kecamatan Pabelan, yakni Desa Jembrak dan Bendungan.
Di Desa Jembrak, tepatnya Dusun Tegalsale, pohon jati menimpa kantor puskesmas pembantu, tapi tak terjadi kerusakan berarti. Meski demikian, seratusan genting pada rumah dinas bidan hancur tertimpa pohon mahoni.
Selain itu, delapan rumah warga dan kandang ternak rusak tertimpa pohon. Genting pada sejumlah rumah warga juga copot dan terbang terkena angin.
Di Desa Bendungan, angin kencang merusak 11 rumah warga di Dusun Ngesrep. Pohon yg menimpa rumah mereka masih menutup atap rumah dan butuh alat pemotong agar mampu diangkat.
"Kerusakan pada genting belum tertangani, tindakan selanjutnya pemotongan kayu," kata Heru.
Adapun kerusakan pada tujuh rumah lainnya telah ditangani oleh warga.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar