Murka Balotelli Setelah Dengar Suara Teriakan Kera

Posted by rarirureo on 1/21/2017

Murka Balotelli Setelah Dengar Suara Teriakan Kera

BASTIA, - Ejekan rasial yg dikerjakan oleh sebagian pendukung SC Bastia membuat Mario Balotelli kesal. Hal itu pun diutarakan dia melalui media sosial Instagram-nya.

Para suporter melemparkan umpatan bernada rasial ketika Bastia diimbangi 1-1 oleh Nice, dalam pertandingan Ligue 1, Jumat (20/1/2017).

Balotelli, yg tampil 90 menit dalam laga itu, merasa mendapatkan perlakuan negatif dari para suporter. Dia menyebut para suporter menirukan suara kera dengan tujuan menghina sang pemain.

Sontak, Balotelli pun murka. Namun, kekecewaan eks pemain AC Milan, Liverpool, dan Manchester City itu ditumpahkan lewat akun Instagram.

Dia mengunggah gambar hitam penuh sebagai bentuk kekesalannya terhadap tingkah laku para suporter, serta tidak adanya penindakan dari panitia pertandingan.

"Kemarin, hasil laga melawan Bastia telah benar. Kami mulai bekerja lebih keras dan coba meraih target kami. Wasit juga memimpin dengan baik. Namun, aku milik pertanyaan bagi orang-orang Perancis," tulis Balotelli dalam unggahannya tersebut.

"Apakah normal seandainya pendukung Bastia menirukan suara kera sepanjang laga, dan tidak ada satupun anggota komisi disiplin yg bertindak?"

"Apakah ejekan rasial itu legal di Perancis? Atau cuma di Bastia? Sepak bola itu olahraga yg hebat, tapi orang-orang seperti suporter Bastia-lah yg membuatnya mengerikan."

Yesterday the result against Bastia was right.. we will work more and try to get our objective.. the referee was good to but I have a question for French people.. Is it normal that Bastia supporters make monkey noise end "uh uh" for the whole game and no one of the "commissions discipline " say nothing? So is racism LEGAL in France? Or only in Bastia ? Football is an amazing sport .. those people like Bastia supporters make it horrible ! VERGOGNA DAVVERO. UNE VRAIE HONTE .

Foto kiriman Mario Balotelli (@mb459) pada Jan 21, 2017 pada 2:14 PST

Bukan kali ini saja Balotelli menerima ejekan bernada rasial. Sebagai salah sesuatu pemain berkulit hitam, striker Italia berusia 26 tahun itu kerap menerima diskriminasi dari para suporter klub lawan.

Perlakuan tidak terpuji itu telah dirasakan Balotelli sejak dirinya masih memperkuat Inter Milan (2007-2010). Bahkan, hujatan berlatar belakang etnis juga diterima dia di media sosial.

Tak cuma Balotelli. Pemain-pemain berkulit hitam lainnya, seperti Raheem Sterling (Manchester City), Kevin-Prince Boateng (Las Palmas), hingga Dani Alves (Juventus) juga sempat mengalaminya.

Namun, terlepas dari masalah ejekan rasial, Balotelli sedang memamerkan performa positif bersama Nice. Ia membuktikan kapasitasnya dengan melesakkan 10 gol dari 15 laga musim ini.

Nice pun kini berada di urutan pertama pada klasemen sementara Ligue 1 dengan perolehan 46 poin, atau unggul sesuatu angka atas Paris Saint-Germain (PSG) di peringkat kedua.


Source : bola.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 19.30

0 komentar:

Posting Komentar