Kak Seto Hibur Anak-anak Korban Banjir Bima dengan Sulap dan Bernyanyi

Posted by rarirureo on 12/31/2016

Kak Seto Hibur Anak-anak Korban Banjir Bima dengan Sulap dan Bernyanyi

BIMA, - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi atau dikenal "Kak Seto" selalu bergerilya menghibur anak-anak korban bencana banjir bandang di sejumlah tempat di Kota Bima.

Jumat pagi ini, giliran anak-anak di Lingkungan Lewi Roa, Kelurahan Rabadompu Timur, yg dikunjunginya. Kehadiran Kak Seto di Kota Bima ini bagi menghibur anak-anak agar tetap tegar, ceria, dan tak larut dalam kesedihan.

"Anak-anak harus langsung bangkit. Kegiatan ini yaitu bagian dari pemulihan trauma bencana (trauma healing) buat anak-anak," kata Kak Seto kepada wartawan, Jumat (31/12/2016).

Kegiatan yg dilaksanakan di halaman SMPN 13 Kota Bima itu suasananya cukup ramai. Anak-anak diajak bermain dan bernyanyi bagi membangkitkan kegembiraan. Tidak cuma anak, orangtua pun ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Seperti biasanya, Kak Seto juga melayani permintaan foto bersama. Bahkan, bersedia menggendong anak korban dampak bencana tersebut.

Kunjungan kali ini, Kak Seto didampingi pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Nusa Tenggara Barat, LPA daerah se-NTB, Forum Anak, dan tim Kemensos RI.

Anak-anak antusias mengikuti kegiatan yg dipandu Kak Heny dan anggota LPAI itu. Mereka tampak terhibur, apalagi saat ada lagu yg akrab ditelinga mereka.

Di sela acara hiburan, Kak Seto menyelipkan pesan moral kepada anak. Antara yang lain agar rajin belajar, tak nakal, dan menjaga kesehatan.

"Jika anak-anak cerdas, diharapkan ada yg menjadi Presiden RI dari anak Kota Bim," pesan Kak Seto.

Saat menghibur anak, Kak Seto juga memeragakan trik seperti yg biasa ditunjukkan kepada anak-anak korban bencana. Yakni teknik mengikat dan melepas tiga tali, menghadirkan bunga dalam pot, kain berubah menjadi tongkat.

Ada juga teknik menghadirkan payung kecil beragam warna. Kardus kecil dan ajaib yg diperagakan Kak Seto juga dapat membuat mata anak-anak tak berkedip.

Saat acara berakhir, anak-anak diberikan susu dan roti serta minuman lainnya.

Setelah menghibur anak-anak, pria yg mengaku pernah menjadi loper koran itu menyapa anak-anak di Kelurahan Lewirato.


Source : regional.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 15.00

0 komentar:

Posting Komentar