TEL AVIV, - Israel mengeluarkan peringatan kemungkinan adanya serangan teroris terhadap wisatawan di India dan menasehati warganya buat menghindari tempat-tempat umum selama perayaan Tahun Baru.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh Badan Anti-terorisme Israel. Peringatan itu meminta warga Israel berhati-hati khususnya ketika melakukan perjalanan ke wilayah barat daya India.
Disebutkan para wisatawan harus menghindari kawasan ramai seperti tempat pesta di pantai, klub, dan pasar.
India selama ini yaitu tujuan wisata populer buat warga Israel. Wisatawan muda Israel tidak jarang melakukan perjalanan ke kawasan seperti Goa buat bersantai setelah menyelesaikan wajib militer.
Peringatan yg dianggap tak lazim ini diterbitkan pada Jumat malam, setelah dimulainya hari Sabat saat kantor-kantor pemerintah tutup lebih awal.
Badan Anti-terorisme Israel mendesak warganya bagi menghubungi keluarga mereka di India dan memberitahu mereka terhadap ancaman serangan terorisme.
Walaupun demikian, pemberitahuan itu tak menyebut secara rinci tentang bentuk ancaman tersebut.
Pada tahun 2012, istri diplomat Israel yg ditempatkan di India mengalami luka parah akibat serangan bom mobil.
Insiden itu memicu ketegangan diplomatik saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Iran berada di balik serangan itu. Namun, tuduhan ini dibantah oleh Teheran.
Bagaimanapun, peringatan Israel terjadi dua jam setelah polisi anti-teror Australia menuntut seorang pria yg membuat ancaman terhadap perayaan malam tahun baru di Sydney.
Pria berusia 40 tahun itu ditangkap di Bandara Sydney pada hari Kamis setelah datang dari London.
Seminggu lalu, polisi Australia menyampaikan mereka sudah menggagalkan serangan teror di Melbourne ketika Hari Natal.
Menyambut Tahun Baru, aparat keamananan di berbagai negara menitikberatkan pada berbagai lokasi yg dipadati warga ketika pesta Tahun Baru.
Mereka merujuk pada serangan truk di Nice dan Berlin, di mana kerumunan massa menjadi target serangan kelompok militan.
Di London, lebih dari 3.000 petugas polisi dikerahkan buat mengamankan perayaan malam Tahun Baru.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar