BOYOLALI, - Tradisi Mendak Tirta menjelang Hari Raya Nyepi di Boyolali, Sabtu (25/3/2017) berlangsung khidmat.
Ratusan umat Hindu mengikuti setiap prosesi dengan penuh khusuk, begitu juga ketika dua umat menyelam buat mengambil air dari umbul mata air Ngabean.
Baca juga: Nyepi, Penyeberangan Lombok-Bali Akan Ditutup
Pada Sabtu sore, ratusan umat Hindu di Boyolali tampak khusuk mempersiapkan acara kirab menuju lokasi mata air Ngabean.
Umat berkumpul di Pura Buana Suci Saraswati di Banyudono. Sejumlah sesaji dan beberapa gunungan dipersiapkan bagi dibawa ke umbul Ngabean di Desa Pengging yg berjarak kurang lebih beberapa kilometer.
Setelah seluruh siap, ratusan umat pun berjalan kaki berarakan menuju pengging. Dua gunungan yg terbuat dari makanan tradisional diberi nama Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon.
Sesampainya di kompleks Umbul Ngabean, umat langsung menggelar doa bersama sebelum melakukan Mendak Tirta atau mengambil air suci. Doa digelar di pinggir umbul.
Bau kemenyan harum tercium bersamaan dengan lantunan doa para umat. Setelah usai, beberapa umat menyelam sedalam kurang lebih 3 meter di umbul bagi mengambil air.
Menurut Pindandita Sutarto,
Air yg telah diambil disimpan di tempat yg sudah disiapkan. Nantinya air tersebut mulai dibawa Candi Boko Prambanan buat disatukan bersama dengan amerta dari daerah yang lain dalam Upacara Mecaru atau doa bersama menjelang Nyepi.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar