Perempuan Ini Maafkan Suami yang Telah Membakarnya

Posted by rarirureo on 3/04/2017

Perempuan Ini Maafkan Suami yg Telah Membakarnya

BANGKOK, - Seorang suami yg super pecemburu tega membakar istinya sendiri setelah murka melihat sang istri mengunggah foto selfie-nya ke Facebook.

Chatchawarn Tarrin (28) telah menikah dengan, Nednapha Nuankhul (26) sejak Januari tahun lalu.

Baru dua bulan menikah sifat asli Nednapha yg posesif dan gampang naik pitam akan terlihat.

Puncaknya terjadi pada Desember tahun dahulu saat Chatchawarn mengunggah tiga fotonya ke media sosial Facebook.

Kegiatan yg mungkin buat banyak orang adalah hal mampu itu, membuat Nednapha cemburu dan naik pitam.

Di tengah amukannya itu, Nednapha menyiramkan bensin ke tubuh istrinya dan membakar perempuan itu di kediaman mereka di Amphoe Chiang Kam, wilayah utara Thailand.

Akibatnya, Chatchawarn menderita luka bakar hampir di sekujur tubuh dan wajahnnya. Dia harus menjalani tiga operasi darurat dan dua lagi dalam dua bulan ke depan.

Hebatnya, Chatchawarn memaafkan sang suami yg nyaris membunuhnya itu demi kebaikan anak-anak mereka.

"Saya harus memaafkan suami aku karena kita memiliki anak," ujar ibu seorang anak itu.

Dan Chatchawarn menerima nasibnya dengan pasrah dan bersiap melanjutkan hidupnya.

"Anda dapat lari dari apapun, tapi tidak mampu lari dari karma. Tak ada yg tahu hal ini mulai terjadi tapi memang dalam banyak hal kalian tidak dapat melarikan diri," tambah dia.

"Suami aku telah berdosa dan dia mulai menerima karmanya sesuatu hari nanti. Suami aku telah dipenjara dan dia memiliki anak yg membutuhkan ayah," lanjut Chatchawarn.

Seorang teman, Sudarat Khunarup mengambil dua foto Chatchawarn bagi berusaha menggalang dana buat membiayai pegobatannya.

"Suaminya menyiramkan bensin dahulu membakarnya. Dia selamat tapi hidup dalam kesakitan yg amat sangat serta membutuhkan bantuan medis," kata Sudarat.

"Dia telah menjalani pembedahan di leher, mulut, dan pipi sebanyak beberapa atau tiga kali," ujar Sudarat.

Dia melanjutkan, Chatchawarn juga membutuhkan pembedahan di tangan kanannya dan Nednapa juga mengalami persoalan otot.

"Dia tidak mampu bekerja dan suaminya tidak mampu menolong karena dipenjara. Kini dia membutuhkan bantuan akan dari air bersih, alkohol bagi lukanya, pakaian katun, dan kebutuhan medis lainnya," lanjut Sudarat.

Nednapha sendiri telah ditahan setelah mengakui perbuatannya. Sejauh ini belum diperoleh kabar kapan vonis mulai diberikan dan seberapa lama sidang mulai digelar.





Source : internasional.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 16.30

0 komentar:

Posting Komentar