Dokter: Ginjal Sri Rabitah Utuh, tetapi Ada Selang yang Membatu

Posted by rarirureo on 3/02/2017

Dokter: Ginjal Sri Rabitah Utuh, tapi Ada Selang yg Membatu

MATARAM, - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB memberi penjelasan soal ginjal mantan tenaga kerja Indonesia (TKI), Sri Rabitah (25), yg dinyatakan lengkap.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB dr. Agus Rusdi SpOG menceritakan, pasien Sri Rabitah pertama kali tiba ke Poli Urologi RSUD NTB pada tanggal 11 Februari 2017. Sri yaitu pasien yg dirujuk dari RSUD Lombok Utara dengan dugaan penyakit batu saluran kemih.

"Riwayat terdahulu yg tertulis di rekam medis adalah operasi batu ginjal kanan 3 tahun dahulu di Qatar," kata Rusdi dalam informasi pers di Mataram, Rabu (1/3/2017).

Saat itu, Sri mengeluh nyeri di pinggang bagian kanan menjalar sampai ke punggung dan nyeri ketika buang air kecil. Pihak rumah sakit dahulu melakukan pemeriksaan USG.

Sri kembali tiba ke rumah sakit tanggal 20 Februari 2017 buat melakukan CT scan. Terkait hasil kedua pemeriksaan tersebut, pihak rumah sakit kembali menegaskan bahwa ginjal Sri Rabitah utuh. Rusdi menambahkan, pihak rumah sakit tak pernah memberikan pernyataan tak ada ginjal.

Sementara itu, Dokter Spesialis Urologi dr. Suharjendro SpU mengatakan, keluhan yg dirasakan Sri ketika ini adalah akibat dari selang yg sudah tertanam di dalam ginjal Rabitah sejak tahun 2014.

"Itu menandakan adanya benda asing atau biasanya batu," tutur Suharjendro.

Semula, lanjut Suharjendro, selang atau alat seperti kabel kecil yg dimasukkan ke ginjal Sri berfungsi agar ginjal tak tersumbat. Semestinya alat tersebut sudah dicabut dalam 3 pekan hingga 2 bulan setelah pemasangan.

Namun dalam masalah Sri, selang tak dicabut dalam jangka waktu sekitar 3 tahun.

"Data USG menyatakan ini ada batu dan ada selang itu. Jadi kira-kira 3 tahun dulu di Qatar itu dikerjakan URS, itu prosedur buat melihat saluran kemih," kata dia.

"Sekarang komplikasi yg terjadi adalah akibat benda asing itu terpasang terlalu lama sehingga menjadi batu," tambah dia.

Suharjendro menjelaskan, selang tersebut harus langsung dikeluarkan dari dalam tubuh Sri Rabitah.

Pihak rumah sakit menambahkan, Selasa lalu, Sri sudah dirawat inap di RSUP NTB bagi persiapan operasi yg rencanya mulai dikerjakan 2 Februari 2017. Informasi terakhir pasien minta pulang dengan alasan menyusui.

(Baca juga: Sri Rabitah: Saya Tidak Ikhlas Ginjal Saya Diambil Diam-diam)


Source : regional.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 09.30

0 komentar:

Posting Komentar