Di Bali, Raja Salman Akan Disambut Tari Pendet

Posted by rarirureo on 3/03/2017

Di Bali, Raja Salman Akan Disambut Tari Pendet

DENPASAR, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud beserta rombongan mulai disambut dengan Tari Pendet, ketika datang di Bandara Ngurah Rai. Raja Salman dijadwalkan datang di Ngurah Rai sekitar pukul 17.45 WITA pada Sabtu (4/3/2017) menumpangi pesawat kerajaan Saudi Arabia SV-1.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha mengatakan, pihaknya telah mendapat kepastian bahwa tarian selamat tiba atau tarian penyambutan khas Bali ini, sudah disetujui bagi dipentaskan menyambut kedatangan

"Kemarin malam, kita telah ditelepon oleh Bapak Gubernur, bahwa buat penampilan tari penyambutan (Tari Pendet-red) itu telah pasti, sehingga kita diminta buat menyiapkan dengan baik," kata Dewa Beratha, di Denpasar, Jumat (3/3/2017).

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Dewa Putu Eka Wijaya Wardana ketika memimpin meeting koordinasi persiapan kedatangan Raja Salman pada Kamis (2/3/2017), menyatakan, masih menunggu kepastian dari perwakilan Arab Saudi terkait mampu tidaknya tarian itu dipentaskan, karena harus menunggu pendapat dari Raja Salman terlebih dahulu.

Dewa Beratha menambahkan, Tari Pendet buat penyambutan kedatangan Raja Arab Saudi di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu petang, mulai dibawakan oleh 50 penari cilik dari Sanggar Tari Sawitri yg yaitu binaan Dinas Kebudayan Provinsi Bali.

"Pada prinsipnya, Tari Pendet yg ditampilkan pun tak ada perubahan, tetap Tari Pendet seperti biasanya, dari segi busana dan sebagainya," ujarnya sembari menyebutkan bahwa tarian tersebut seandainya dilihat yang berasal usul penciptaannya memang dibuat buat penyambutan tamu agung.

Apalagi, lanjut dia, tarian itu bagi menyambut kedatangan seorang raja, yg sekaligus menjadi momentum buat Bali buat mempromosikan adat dan budaya setempat, bagi mendukung perkembangan kepariwisataan.

"Sehingga budaya yg ditampilkan betul-betul budaya asli Bali, yg tak diubah sesuai permintaan apapun. Karena yg dipromosikan adalah seni budaya Bali, pariwisata Bali adalah pariwisata budaya," ucapnya menegaskan.

Di samping itu, kata dia, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika juga telah mengingatkan bahwa persiapan harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya dan betul-betul yg ditonjolkan seni budaya dan adat Bali.

"Sore ini para penari mulai mengadakan gladi persiapan. Sedangkan buat keberangkatan besok, mereka mulai berkumpul di Disbud Bali lalu dan berangkat dengan tiga bus. Diharapkan sebelum pukul 16.00 Wita telah datang di bandara," ujar Dewa Beratha.

Kedatangan Raja Salman di Bandara Ngurah Rai, Bali, selain disambut dengan Tari Pendet, direncanakan para penjemputnya juga memakai pakaian adat Bali buat memperlihatkan bahwa telah sampai di Pulau Dewata, sekaligus menunjukkan identitas budaya Bali.

Gubernur Bali mulai menyambut raja berusia 81 tahun itu bersama Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, dan Menteri Pariwisata. Para pejabat lainnya yg hadir juga mulai mengenakan pakaian adat Bali.

Kompas TV Sejumlah lokasi wisata di kawasan Nusa Dua yg nantinya menjadi area private rombongan Raja Salman akan dijaga ketat dan disterilkan bagi menjaga privasi rombongan raja. Salah sesuatu kawasan yg disterilkan adalah sejumlah pantai yg terdapat di salah sesuatu hotel tempat sang raja menginap. Hal ini buat menjaga privasi Raja Salman dan rombongan dan menjadi salah sesuatu permintaan protokoler raja ke pihak keamanan Indonesia. TNI Angkatan Laut mulai menjaga keamanan laut dari jarak 1 mil dari bibir pantai.




Source : regional.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 19.00

0 komentar:

Posting Komentar