Anak Sering Berperilaku Kasar, Orangtua Jangan Hanya Diam

Posted by rarirureo on 3/26/2017

Anak Sering Berperilaku Kasar, Orangtua Jangan Hanya Diam

- Seiring usia, anak mulai mengenali dorongan emosional bagi marah dan mengamuk yg tiba dari dirinya sendiri. Anak-anak mengekspresikannya dengan cara berteriak-teriak, membanting buku, dan dapat juga memukul orang lain.

Marah dan kesal yaitu bentuk emosional yg sangat normal, tapi tidak berarti orangtua harus membiakan anak melampiaskannya tanpa batasan.

Sebab, seandainya kebiasaan berteriak dan memukul ini terjadi di muka umum, maka Anda mampu jadi malu dan mendapatkan tatapan marah dari orangtua lainnya.

Dr Shuchi Dalvi, seorang psikolog anak, membagikan kiat mengatasi anak tantrum dan suka memukul orang lain. Berikut uraiannya:

Bersikap tenang dan kendalikan emosi diri sendiri
Menanggapi amarah anak dengan amarah Anda cuma mulai meningkatkan emosi si kecil sehingga menjadi tak terkontrol.

Anda harus memberikan contoh pada anak. Anda harus menjadi sosok yg tenang dan memberikan cerminan pada anak bagi bersikap dengan baik.

Bantu anak meredakan emosinya dan berikan disiplin saat berada di dalam rumah. Jadi, jangan menghukum atau mendisiplikan anak di depan orang lain.

Hentikan perilaku buruk
Jika usia anak telah cukup besar buat memahami bahwa memukul atau bersikap kasar itu salah, maka saat mereka akan melakukannya, tatap mata anak dengan tajam dan tegas.

Lalu, Menegur anak saat sedang berperilaku tak cukup. Anda juga harus melihat dan menghargai kala si kecil berbuat baik.

Pastikan setiap kali anak berkelakuan baik, maka pastikan Anda memberikan pujian padanya dan menghargai usahanya.

Dr Dalvi juga menganjurkan, orangtua juga harus perhatian pada orang-orang yg kadang berinteraksi pada anak Anda. Sebab, mampu jadi perilaku buruknya ini hasil tiba dari anggota keluarga atau orang dari lingkungan keluarga.


Source : female.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 16.30

0 komentar:

Posting Komentar