WASHINGTON DC, - Presiden Amerika Donald Trump berharap dapat tidak mengurangi anggaran militer secara signifikan.
Dia pun berharap mampu memotong pengeluaran dan pajak secara drastis, juga mencabut dan mengganti layanan asuransi kesehatan yg digagas mantan Presiden Barack Obama.
Trump mengungkapkan hal itu di hadapan para gubernur negara bagian yg berkumpul di Gedung Putih, Senin (27/2/2017) waktu setempat.
Presiden pun mengaku mulai menitikberatkan perhatian terhadap rencana anggaran, yg mulai dirilis akhir minggu ini.
Trump berjanji membahas rencana itu, Selasa dalam sambutannya buat sesi gabungan di muka Kongres.
Dia juga mengatakan, anggarannya mulai mengutamakan keselamatan dan keamanan negara.
"Ini mulai menjadi anggaran untuk keselamatan publik dan keamanan nasional, sangat didasarkan pada beberapa hal itu, walaupun ada banyak hal lain, tapi penekanannya sangat kuat di sana," papar Trump.
"Dan itu termasuk kenaikan luar biasa dalam anggaran pertahanan guna membangun kembali militer AS yg lemah pada ketika yg sangat kalian butuhkan," sambung dia.
"Kalian mulai mendengar tentang ini secara detil besok malam. Ini peristiwa penting, pesan kepada dunia, dalam masa berbahaya, mengenai kekuatan, keamanan dan tekad AS," tegas Trump.
Presiden mulai meminta kenaikan belanja pertahanan hingga 54 miliar dollar AS.
Trump juga menilai Undang-Undang Layanan Asuransi Obama, kadang disebut "Obamacare", sebagai "kegagalan". Dia mulai membatalkan dan menggantinya.
Undang-Undang itu telah lama dicerca Partai Republik, karena seluruh orang AS diwajibkan membeli asuransi kesehatan. Jika tidak, mereka dikenakan denda.
Keputusan Presiden baru-baru ini buat bertindak lebih keras terhadap sekitar 11 juta imigran ilegal, mencakup ancaman bagi mengurangi dana federal miliaran dollar AS.
Pengurangan itu mungkin berlaku buat kota-kota yg melindungi imigran dan membatasi kerjasama dengan pihak imigrasi federal.
Rencana Trump itu termasuk memberi wewenang kepada aparat penegak hukum setempat bertindak sebagai agen imigrasi.
Dalam wawancara dengan VOA, sebagian gubernur menyampaikan mereka ingin melihat imigran dan pengungsi yg baru tiba ke AS berhasil menata hidup baru.
Mereka juga menekankan, setiap orang harus diperlakukan dengan penuh kasih dan dengan cara yg wajar, sementara hukum ditegakkan.
Menurut Ketua Asosiasi Gubernur Nasional, Gubernur Virginia Terry McAuliffe, anggota Partai Demokrat, langkah-langkah baru Trump itu tak bermoral dan ilegal.
Kepada VOA, McAuliffe mengatakan, bahwa imigran dan pengungsi aman di Virginia.
"Kami ingin orang datang, kalian ingin kita memulai usaha dan membesarkan anak-anak dan memiliki kualitas hidup yg baik," ungkap dia.
"Di Virginia, kalian mulai melindungi segala kebebasan sipil dasar dan fundamental serta hak-hak sipil," sebut McAuliffe.
Namun dalam acara makan malam bersama Trump, McAuliffe memimpin para gubernur, menyampaikan "Kami ingin bekerjasama dengan Anda buat mencapai tujuan bersama".
"Menambah lapangan pekerjaan, meningkatkan layanan kesehatan, dan pendidikan serta memperbaiki infrastruktur negara yg memburuk," kata dia.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar