MUARAENIM, - Ratusan benda diduga bahan peledak berdaya ledak tinggi diamankan aparat polisi dari Polres Muaraenim, Sumatera Selatan, dalam sebuah operasi razia rutin, 31 Januari lalu, di jalan lintas Muaraenim-Baturaja, Kecamatan Tanjung Agung, Muaraenim.
Ratusan bahan peledak itu terikat dalam 30 buah kemasan dengan masing-masing kemasan berisi 50 buah bahan peledak.
Ratusan bahan peledak itu disita dari sebuah bus antar-kota antar-provinsi yg berangkat dari sebuah pool di Bandung Jawa Barat dengan tujuan pengiriman Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara.
Ratusan bahan peledak itu dikemas dalam sebuah kotak kardus besar, namun anehnya tak ada alamat pengirim atau alamat penerima.
Kepala Bagian Operasional Polres Muaraenim Kompol Zulkarnain mengatakan, terungkapnya ratusan bahan peledak berdaya ledak tinggi itu karena anggota polisi yg melakukan razia curiga dengan sebuah kotak paket yg tak ada pemiliknya.
Saat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah bus AKAP dalam razia rutin tersebut. Polisi dulu memeriksa dan membuka kotak tersebut. Saat kotak dibuka, di dalamnya ditemukan ratusan buah bahan peledak.
“Ratusan bahan peledak itu segera kitasita bagi diamankan. Kita juga telah meminta bantuan dari tim Jihandak Gegana Polda Sumsel buat memeriksa benda yg kalian temukan tersebut dan ternyata positif berisi bubuk mesiu,” katanya, Jumat (3/2/2017).
Zulkarnain menambahkan, ketika ini polisi selalu mendalami pengirim ratusan bahan peledak itu, termasuk penerimanya.
“Belum diketahui digunakan buat apa bahan peledak itu karena masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar