2 "Startup" The NextDev Telkomsel Berguru ke Facebook

Posted by rarirureo on 2/16/2017

2 "Startup" The NextDev Telkomsel Berguru ke Facebook

SINGAPURA, - Dua startup finalis ajang kompetisi aplikasi Telkomsel The NextDev mendapat sesi mentoring oleh tim Facebook Asia Pacific di kantor pusat Singapura. Sesi mentoring ini yaitu privilege yg didapatkan peserta The NextDev yg masuk dalam lima besar.

Kedua startup tersebut adalah Angkuts dari Pontianak dan Tun Tun dari Denpasar, Bali. Sesi mentoring diberikan oleh Rian Novianto, Client Partner Facebook.

Dalam sesi mentoring itu, Rian bercerita tentang bagaimana cara memanfaatkan layanan-layanan yg dimiliki Facebook bagi menghubungkan aplikasi mereka dengan audiens yg lebih luas.

Salah satunya adalah dengan Facebook Analytics for Apps. Layanan ini menjadi solusi bagi aplikasi di iOS dan Android, platform mobile dan desktop, bagi memahami perilaku audiens.

Reska Nistanto/Kompas.com Angkuts dan Tun Tun, beberapa startup peserta The NextDev mengikuti sesi mentoring di kantor FacebookPengguna juga dapat menarget kepada siapa aplikasi mereka ingin ditujukan. Facebook memiliki algoritma khusus yg mampu membedakan target konsumen berdasar umur, macam kelamin, gadget yg digunakan, dan sebagainya.

"Senang dapat mengikuti sesi mentoring, karena mendapat banyak pelajaran dari pengalaman-pengalaman yg diceritakan, dan termotivasi," kata Try Wahyudinata, programmer aplikasi Angkuts.

Sementara Ayu Nikki Asvikarani yg mewakili Tun Tun, menyampaikan senang mengikuti rangkaian kegiatan The NextDev karena dapat menemukan teman-teman developer aplikasi dari segala Indonesia.

Mentoring dari startup lain

Reska Nistanto/Kompas.com Angkuts dan Tun Tun, beberapa startup peserta The NextDev mengikuti sesi mentoring oleh CEO Carro, Aaron Tan di kantor Innov8.
Selain berguru kepada Facebook, kedua startup The NextDev juga mendapat sesi mentoring dari Aaron Tan, Co-Founder Carro, aplikasi jual beli mobil bekas yg diinkubasi oleh Innov8, anak perusahaan Singtel.

Carro yg didirikan oleh Aaron pada Juli 2016 dahulu sudah mendapatkan pendanaan lebih dari 6 juta dollar AS dengan transaksi bulanan mencapai angka 500.

Selain Facebook dan Carro, Angkuts dan Tun Tun juga sempat bertemu dengan Turochas Fuad, CEO dan founder Spacemob, salah sesuatu co-working space yg baru saja dibuka di Singapura.

Fuad yg adalah pria kelahiran Medan itu berpesan agar startup-startup muda dari Indonesia itu terus membuat solusi yg lebih baik, lebih murah, dan lebih cepat. "Tiga inilah kunci sebuah startup," kata Fuad.

Selain itu, ia juga meminta agar mereka membuat perencanaan bukan dalam jangka panjang, melainkan akan dari jangka pendek terlebih dahulu. Perencanaan dalam waktu dekat menurut Fuad dapat menjadi pembelajaran bagi mengambil langkah lebih besar lagi.

"Dari tujuan-tujuan jangka pendek ini mulai diketahui masalah-masalah, dari situ kalian mampu akan melangkah," ujarnya.


Source : tekno.kompas.com

Share this

Blog, Updated at: 19.30

0 komentar:

Posting Komentar