GUADALAJARA, Tujuh mayat korban mutilasi dengan kepala terpenggal sudah ditemukan di dekat daerah resor wisata pantai Manzanillo di Merksiko barat.
Korban kekerasan terbaru tidak mengurangi panjang rasa tak aman buat warga, termasuk turis asing, yg tiba ke negara yg belakangan ini sedang dilanda wabah kekerasan antargeng narkoba.
Kepolisian Meksiko, Minggu (22/1/2017) menyebutkan, ketujuh korban terbaru jelas amat berkaitan dengan wabah kekerasan narkoba yg sudah terjadi sebelumnya.
"Mereka dimutilasi, dengan kepala dipenggal, dan salah sesuatu korban adalah seorang wanita," kata kepala polisi kota pelabuhan Manzanillo, Carlos Heredia, kepada Agence France-Presse.
Heredia mengatakan, pesan yg ditinggalkan di sebuah kendaraan, yg ditemukan pada Sabtu (21/1/2017) pagi di jalan dari Manzanillo ke kota Cihuatlan, ditandatangani oleh kartel narkoba terkuat di kawasan itu, Jalisco New Generation (JNG).
Kartel JNG yaitu geng narkoba paling berpengaruh, pelaku penting atas terjadinya lonjakan kekerasan mematikan di negara bagian Colima, di mana kota Manzanillo berada.
Kantor kejaksaan Colima mengatakan, petugas belum bisa diidentifikasi.
Enam bulan terakhir, demikian catatan kepolisian setempat, sudah terjadi lonjakan dalam masalah pembunuhan yg dikaitkan dengan sengketa internal dalam kartel Jalisco.
Kartel ini juga sudah melakukan serangan spektakuler melawan pasukan federal.
Pada 16-17 Januari, enam orang ditembak mati di tiga tempat terpisah di Manzanillo. Kepolisian yakin, seluruh korban itu berkaitan dengan organisasi kejahatan.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar