BANTAENG, - Sebanyak beberapa nelayan dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan ditemukan selamat setelah terombang-ambing di tengah lautan, Jumat, (27/1/2017). Sebelumnya mereka dinyatakan hilang setelah tenggelam ketika perahu terbalik diterjang ombak ketika cuaca buruk yg melanda.
Pattang Daeng Sere (35) bersama anaknya, Fahrul (11) warga Dusun Panoang, Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng diketahui hilang pada Kamis, (26/1/2017) ketika keduanya hendak menarik jaring ikan. Ombak besar membuat perahu dengan mesin tempel berwana putih miliknya terbalik dan terbawa ombak.
"Tadi malam telah dikasih tahu bilang tak usah keluar karena kencang ombak tetapi dia tetap keluar melaut," kata Sugianto, salah seorang warga setempat.
Sejumlah warga yg sebelumnya khawatir lantaran hingga pukul 02.00 Wita korban tidak kembali akhirnya melakukan pencarian bersama tim Basarnas. Namun tim pencari cuma menemukan perahu korban.
Kedua korban berhasil diselamatkan pada pukul 12.30 Wita Jumat, (27/1/2017) oleh nelayan dari Kabupaten Bulukumba. Saat ditemukan keduanya terombang-ambing di laut lepas. Agar tetap mengapung, Pattang mengikat tangan anaknya dengan tangan dirinya.
"Saya usahakan dahulu anakku selamat jadi aku ikat tangannya sama tanganku di jaring jadi aku mengapung terus," kata Pattang.
Tim Basarnas yg mendengar keterangan bahwa kedua korban berhasil diselamatkan di lepas laut Kabupaten Jeneponto kumudian mengevakuasi ke beberapa korban ke rumah sakit buat mendapatkan perawatan medis.
"Kedua korban tak apa-apa dan diselamatkan oleh nelayan Jeneponto dan sekarang mereka telah berada di rumahnya," kata Sahrullah, Komandan Basarnas Kabupaten Bantaeng yg dikonfirmasi pada pukul 17.00 wita.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar