GRESIK, - Peristiwa truk terguling di Gresik, Jawa Timur, Senin (23/1/2017) merenggut korban jiwa.
Korban meninggal bernama Mochammad Fathur Rozi (18), pelajar SMK Yasmu Manyar, Gresik, warga Desa Dahanrejo Kidul, RT3/RW3, Kecamatan Kebomas, Gresik.
Korban meninggal setelah tertabrak truk tangki yg dikemudikan Rudi Hartono, warga Lamongan, di Jalan Raya Pongangan-Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.
“Korban yg baru saja pulang sekolah, melintas dari arah utara menuju selatan. Saat hendak mendahului mobil pikap nopol W 9296 F yg ada di depannya, setang kemudi motornya membentur mobil pikap itu dan membuat korban terjatuh,” jelas Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Gresik, Ipda Supriyono, Senin (23/1/2017).
Setelah korban terjatuh bersama sepeda motor yg dikendarainya, Yamaha Jupiter W 3679 LJ, melintas truk tangki dari arah berlawanan dengan nopol W 8404 M yg dikemudikan Iwan Dwi Septianto (17), warga Jalan Gubernur Suryo RT3/RW7, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Gresik.
“Setang kemudi sebelah kiri sepeda motor korban membentur bodi samping kanan mobil pikap yg hendak disalipnya, yg membuat motor korban oleng dan kemudian terjatuh. Dan, dari arah berlawanan, ada truk tangki yg melaju dari arah selatan ke utara yg segera menabrak korban,” jelasnya.
Akibatnya, korban tergilas truk tangki. Korban dilarikan ke RSUD Ibnu Sina oleh petugas kepolisian dengan dibantu pengendara dan warga sekitar tempat kejadian.
“Tadi memang sempat dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina, tetapi nyawa Fathur tak dapat tertolong. Padahal selama ini, Fathur yg aku kenal adalah sosok pendiam dan taat dengan aturan sekolah,” ucap salah sesuatu teman korban, Mohammad Syaifudin (18).
Nyawa korban tak tertolong meskipun pihak rumah sakit telah melakukan tindakan medis. Korban mengalami luka parah di muka dan kepala.
Sementara bagi melakukan proses penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir truk tangki dan mobil pikap.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar