Bandung, - Bantuan berdatangan bagi Jamaludin Muhammad (6) atau Nijam. Mulai dari Baznas Jabar hingga Ketua Dewan Perwakilan Daerah I Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Nijam yaitu warga Kampung Cisante, Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.
Satu tangan Nijam putus dan satunya lagi harus diamputasi karena remuk setelah masuk ke mesin penggilingan bata, tempat ayahnya bekerja.
Baznas Jabar bersiap menanggung kebutuhan keluarga Nijam selama menjaga di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sedangkan Dedi Mulyadi memberikan bantuan lengan palsu.
"Ini bagi ditabung. Nanti mampu buat biaya membeli lengan palsu. Kalau kurang nanti kalian bantu lagi," tuturnya seusai menjenguk Nijam di RSHS, Kamis (26/1/2017).
Baca juga: Nijam Belum Sadar Telah Kehilangan Kedua Tangannya...
Dari cerita ayah Nijam, Dedi mengatakan, pasien telat ditangani. Karena itu ia mulai menginstruksikan para anggota legislatif Golkar di daerah dan provinsi bagi memperjuangkan hak masyarakat berupa fasilitas kesehatan ambulans. Sehingga masalah keterlambatan penanganan seperti Jamaludin dapat diminimalisasi.
"Inilah mengapa aku di Purwakarta memperjuangkan sesuatu desa sesuatu ambulans. Dan, sampai sekarang jumlah ambulans telah lebih dari jumlah desa atau sebanyak 217 unit," beber pria yg juga bupati Purwakarta itu.
Selain itu Dedi pun berharap agar pemerintah daerah melalui jasa penjamin kesehatan masyarakat mampu mengevaluasi sistem yg telah berjalan ketika ini.
Pasalnya sistem yg ada ketika ini masih terlalu berbelit dalam hal administrasi sehingga terkadang menyulitkan para pasien.
Sementara itu, ayah Nijam, Heryadi, berterima kasih atas bantuan yg diberikan Dedi.
"Terima kasih. Nanti uangnya mulai aku tabung buat masa depan anak aku dan keperluan bagi lengan palsu nanti," ucapnya.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar