TOMOHON, Material batu, tanah dan bambu masih menutupi akses jalan penting dari arah Tomohon menuju pusat pemerintahan Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) di titik Tambulinas, Kelurahan Tinoor, Jumat (27/1/2017).
"Kira-kira material longsor yg menutupi badan jalan sepanjang 40 meter. Pekerjaan pembersihan agak kesulitan karena banyak material batu yg berukuran besar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon Robby Kalangi di Tomohon.
Saat ini, kata dia, proses pembersihan material longsor yg menutupi badan jalan sejak Kamis (26/1/2017) sore masih berlangsung dan menunggu mobilisasi beberapa kendaraan alat berat ekskavator.
"Dua alat berat masih sementara melakukan pembersihan, jadi nanti ada empat alat berat buldozer dan ekskavator yg melakukan pembersihan," katanya.
Mantan camat Tomohon Selatan itu melanjutkan, proses pembersihan material longsoran kerap dihentikan karena kadang terjadi longsor susulan.
"Memang agak rawan terjadi longsor susulan karena kontur tanah sekitar lokasi longsor tinggi dan cukup miring," katanya.
Menurut dia, sekitar 50 personel dari balai pelaksana jalan, BPBD Tomohon, aparat TNI-Polri, jajaran lainnya dan masyarakat ikut menolong pembersihan jalan nasional itu.
"Mudah-mudahan tak ada kendala serius selama proses pembersihan lokasi longsor ini. Tambahan peralatan berat macam eskavator dengan personil diharapkan mampu membuka ruas jalan ini," ujarnya.
Hingga ketika ini, kendaraan yg tiba dari arah Tomohon dan Manado masih memakai jalur alternatif yg melintasi permukiman dan perkebunan Kelurahan Tinoor.
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar