MAKASSAR, - Saat diperiksa oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Frederik (50), seorang guru Sekolah Dasar (SD), mengaku sudah mencabuli empat muridnya.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi (Kompol) Burhanuddin mengatakan, dari pengakuan tersangka Frederik bahwa sudah melakukan pencabulan terhadap empat muridnya. Hanya saja, baru seorang murid yg melapor dan tiga murid lainnya yg menjadi korban belum melapor.
"Plt Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Musbagh Niam mengatakan bahwa ada 4 korban dalam masalah itu. Tapi baru sesuatu korban melapor dan tiga korban lainnya belum melapor. Kami masih tunggu laporan korban lainnya," katanya, Selasa (24/1/2017).
Burhanuddin mengatakan, penyidik masih selalu melakukan pengembangan sehingga masalah pencabulan guru terhadap murid-murid perempuannya terungkap semua.
"Guru Frederik telah resmi tersangka dan telah dikerjakan penahanan di sel markas Polrestabes Makassar," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Frederik (50) yaitu seorang guru Sekolah Dasar (SD) Katolik Santo Oloysius mencabuli murid perempuannya berisial J ketika proses belajar mengajar berlangsung di kelas IV A.
Tindakan itu dikerjakan di ruang kelas ketika proses belajar mengajar berlangsung. Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan peristiwa yg dialaminya kepada orang tuanya. Selanjutnya orang tua korban melaporkan ke Polsekta Rappocini.
Polisi dulu mengamankan tersangka di Polsekta Rappocini. Selanjutnya, penanganan masalah ditangani oleh Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Makassar.
(Baca juga: Guru SD Cabuli Muridnya Saat Proses Belajar Mengajar di Kelas)
Source : regional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar