WASHINGTON, - Presiden AS Donald Trump bersiap mengambil langkah awal buat membangun tembok di perbatasan dengan Meksiko pada ketika menandatangani sejumlah perintah eksekutif, Rabu (25/1/2017).
"Hari besar dalam hal keamanan nasional direncanakan besok (Rabu), di antaranya kita mulai membangun tembok," kata Trump lewat akun Twitter-nya, Selasa (24/1/2017) malam.
Salah sesuatu janji kampanye Trump adalah membangun tembok pembatas sepanjang 3.200 kilometer di perbatasan AS dan Meksiko.
Sebagian perbatasan kedua negara memang telah dipagari, tapi Trump bersikukuh temboklah yg dibutuhkan buat menghentikan imigran ilegal masuk dari Amerika Latin.
Memangkas jumlah imigran dari wilayah selatan benua Amerika juga yaitu salah sesuatu janji penting dalam kampanyenya.
Namun, sejumlah kalangan mengatakan keraguan soal manfaat tembok mengurangi jumlah imigran.
Para pengamat juga mempertanyakan manfaat dari proyek bernilai miliaran dollar ini seandainya masih ada cara yang lain yg lebih murah, tapi dengan hasil yg sama.
Namun, isu ini telah terlanjut menjadi janji yg dinantikan masyarakat ekstrem kanan AS, yg yaitu pendukung penting Trump.
Hal yang lain yg membuat ide Trump ini menimbulkan pertanyaan adalah sebagian besar tanah yg mulai dilewati tembok yaitu tanah punya warga.
Artinya, pemerintahan Trump harus melalui proses hukum yg panjang ditambah pembayaran kompensasi yg mahal sebelum tembok itu mampu dibangun.
Meski demikian, dalam kampanyenya, Trump berjanji mulai memaksa pemerintah Meksiko membayar pembangunan tembok pembatas itu.
Source : internasional.kompas.com
0 komentar:
Posting Komentar